Ads 468x60px

Tampilkan postingan dengan label Inspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inspirasi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Februari 2015

Menuju Sarjana Teknik Kimia

Menjelang masa akhir studi di Teknik Kimia STTIB, tersisip perasaan tak nyaman, entah tak puas atau mungkin belum merasa cukup untuk segera menyandang gelar Sarjana Teknik Kimia. Malu untuk jujur mengakui bahwa ilmu selama menjalani aktivitas kuliah belum terserap secara memadai sehingga untuk meningkat ke jenjang sarjana hanya bagai memasang topeng almamater yang tidak punya makna sama sekali selain menyembunyikan keaslian wajah.

Jika ini dianggap sebagai kegagalan pribadi karena tidak memaksimalkan diri selama jadi mahasiswa, maka sudah sepantasnya topeng itu cukup menjadi hiasan kebanggaan dan orang lain tidak perlu bertanya lagi tentang hubungan antara motif topeng dan pemakainya. Tetapi jika kegagalan ini karena penerapan pola perkuliahan yang tidak menciptakan suasana bagi mahasiswa untuk bereksplorasi menekuni dan mendalami bidang ilmunya, maka hendaknya perlu perhatian kita semua untuk lebih serius membenahi celah-celahnya agar tidak semakin melebar.

Kamis, 08 Mei 2014

KULIAH YANG MEWARISKAN PENJAJAHAN

Dosen
Tidak mudah menjadi dosen yang inspiratif dan inovatif. Karena pada umumnya, dosen-dosen kita dilahirkan dari tradisi perkuliahan yang tidak menginspirasi. Tetapi tanggung jawab sebagai dosen tidak dapat diabaikan setelah 'menceburkan' diri ke dalamnya. Pada pasal 1 UU No. 14 tahun 2005, dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Pasal 45 menyatakan bahwa dosen wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani dan memenuhi kualifikasi lain yang dipersyaratkan satuan pendidikan tinggi tempat bertugas, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Memahami tanggung jawab ini, seorang dosen harus terus-menerus mengembangkan diri agar menjadi inspirator dan motivator, bukan hanya menuntut mahasiswa untuk lebih kreatif sementara ia sendiri menunjukkan cara mengajar yang sangat ketinggalan zaman.

Selasa, 27 Maret 2012

MENGUSIK KEMBALI KEKAKUAN INTELEKTUAL DUNIA AKADEMIK

Tema ini dulunya adalah obrolan usang di kalangan teman-teman HMI yang sering asyik mengkritik kemapanan ilmu pengetahuan yang dianggap tabu oleh sebagian akademisi. Meskipun saat itu mereka belum mampu menghasilkan suatu teori yang dapat dianggap memenuhi standar ilmiah, tetapi sikap kritis ini sangat dibutuhkan untuk menumbuhkan kreatifitas agar ilmu pengetahuan terus berkembang tidak terbatas oleh orang-orang yang dianggap mumpuni. Teori-teori baru dapat lahir dari otak siapa pun karena setiap pemikiran memiliki keunikan yang dapat menangkap realitas dengan kepekaannya tersendiri. 

Mahasiswa sering diperhadapkan pada kenyataan bahwa mereka diharuskan mengakui kebenaran teori-teori terdahulu. Pengujian-pengujian yang dilakukan baik pembuktian teoritis maupun eksperimen di laboratorium hanyalah aktivitas pembuktian teori baku yang diwariskan oleh ilmuwan-ilmuwan terdahulu. Kurikulum di perguruan tinggi saat ini mungkin sudah lebih fleksibel, tetapi praktek pengajaran masih menggunakan  tradisi klasik yang tidak mengarahkan mahasiswa pada riset sehingga output pendidikan masih menjadi kotak penampungan teori yang seragam dari masa ke masa.

Kita tentu tidak buta dengan sejarah bahwa orang-orang berilmu zaman terdahulu tidak semua melalui jalan yang mulus dalam pendidikan formalnya, tetapi teori mereka yang kita agungkan hingga hari ini tidak menginspirasi kita untuk memahami proses kreatifnya. 

Selasa, 13 Maret 2012

'BLOG BELAJAR' DARI KEPRIHATINAN

Saya berani mengklaim bahwa blog ini tidak akan memandu Anda untuk mendapatkan rujukan yang valid untuk sebuah pengalaman ilmiah. Kehadirannya tidak memberikan nuansa berbeda dan pengalaman baru yang akan membuat setiap lidah berdecak kagum. Mungkin akan lebih banyak ditemui dalam blog ini tugas-tugas kuliah yang bahkan tidak tuntas penyelesaiannya karena keterbatasan ilmu penulis yang baru dialaminya, tapi penampilan yang 'apa adanya' ini menjadi harapan besar bagi kami untuk membangun semangat bahwa berbuat lebih penting daripada setumpuk ilmu yang tinggal berkarat di kepala kita yang tidak 'botak'. 

Saya prihatin, banyak kemampuan yang tak terbagi dan banyak kesempatan yang terbuang dengan menghabiskan waktu berjam-jam online di dunia maya tapi hanya sekedar berhura-hura dan berhaha-hihi melalui jejaring sosial yang 'secara tidak tepat' kita manfaatkan. Tidak sadar bahkan uang pun kita habiskan untuk berinternet ria tetapi kita tidak pernah tercengang dengan tidak adanya manfaat yang kita peroleh. 

Untuk sebuah kegalauan yang pasti tidak akan menarik perhatian, blog ini tidak bermaksud menjadi guru bagi siapapun. Hanya akan menitip harapan bagi setiap orang yang dengan setia menelantarkan potensi dirinya tetapi akan sangat berguna bagi para pembelajar yang akan mengejar setitik ilmu bahkan sampai ke lubang semut. Ilmu itu tidak ada di sini, tetapi jika Anda sudah terlanjur tersesat sampai di blog ini, maka sampaikanlah harapan terindahku kepada orang-orang berilmu untuk memaksimalkan pemanfaatan setiap media untuk meneruskan semangat keberilmuannya agar setiap orang bisa membawa pesan-pesan indahnya kepada dunia yang hanya akan tertatap indah dengan mata berilmu.


 
 
Blogger Templates