Ads 468x60px

Senin, 20 Februari 2012

ALAT TULIS TANGAN

Latar Belakang

Peralihan zaman Prasejarah ke zaman Sejarah menuntut manusia sebagai pelaku budaya menemukan alat untuk memudahkan pekerjaan mendokumentasikan peristiwa / kejadian penting hingga pewarisan budaya dan ilmu pengetahuan. Peralihan itu turut ditandai dengan ditemukannya alat tulis. Alat tulis yang paling praktis adalah alat tulis tangan.

Tujuan
  • Mengenal alat tulis tangan dari generasi ke generasi
  • Mengenal teknologi yang mengawal penciptaan alat tulis tangan
  • Memprediksi penggunaan teknolgi alat tulis tangan masa depan dan peluang terjadinya revolusi alat tulis

Manfaat
  • Menulis/mencatat hal-hal penting yang akan berguna di masa yang akan datang
  • Membuat alat bukti secara cepat dan praktis
  • Membuat pesan yang tidak bisa disampaikan secara lisan
  • Etc

Dampak
  • Mempermudah pekerjaan (+)
  • Limbah dari bekas alat tulis tangan yang menjadi problem lingkungan (-)


Diajukan oleh :
  • Bun Yamin
  • Ramses
SLIDE PRESENTASI DAPAT DIDOWNLOAD SI SINI

Jumat, 17 Februari 2012

TUGAS PENDAHULUAN PRAKTIKUM KIMIA DASAR

PERCOBAAN 1 : PENENTUAN KADAR VITAMIN C
1. Tuliskan pengertian redoks berdasarkan :
a.      Penggabungan/pelepasan O2
b.     Penangkapan/pelepasan elektron
c.      Bilangan oksidasi
2.   Apa yang dimaksud dengan Biloks. Berikan contoh !
3.  Tuliskan aturan penyetaraan Redoks lengkap dengan contoh !
4.  Tuliskan rangkaian alat titrasi dan tunjukkan posisi titrat dan titran !
5.  Tuliskan rumus struktur dari vitamin C dan apa nama lain dari vitamin C !
6.  Jelaskan titrasi apa yang digunakan  menentukan kadar vitamin C dari suatu zat !

Jumat, 06 Januari 2012

PERKEMBANGAN TEORI ATOM

Konsep dasar tentang atom sudah dikenal sejak zaman Yunani kuno yang dipelopori oleh Democritus yang hidup pada akhir abad ke-4 dan awal abad ke-5 Sebelum Masehi. Menurutnya, suatu benda dapat dibagi menjadi bagian-bagian yang sangat kecil yang akhirnya tidak dapat dibagi lagi yang disebut atom. Kata atom berasal dari bahasa Yunani yaitu ”atomos” yang berarti ”tidak dapat dibagi”.
Disebutkan bahwa alasan ini berasal dari observasi di mana butiran pasir dapat bersama-sama membentuk sebuah pantai. Dalam analoginya, pasir adalah atom, dan pantai adalah senyawa. Analogi ini kemudian dapat dihubungkan dengan pengertian Democritus terhadap atom yang tidak bisa dibagi lagi: walaupun sebuah pantai dapat dibagi ke dalam butiran-butiran pasirnya, butiran pasir ini tidak dapat dibagi. Democritus juga beralasan bahwa atom sepenuhnya padat, dan tidak memiliki struktur internal. Dia juga berpikir harus ada ruang kosong antar atom untuk memberikan ruang untuk pergerakannya (seperti pergerakan dalam air dan udara, atau fleksibilitas benda padat). Sebagai tambahan, Democritus juga menyebutkan  bahwa untuk menjelaskan perbedaan sifat dari material yang berbeda, atom dibedakan ke dalam bentuk, massa dan ukurannya. Konsep atom yang dikemukakan oleh Democritus ini tidak didukung oleh eksperimen yang meyakinkan sehingga tidak dapat diterima oleh ahli ilmu pengetahuan dan filsafat. Baru sekitar tahun 1800an bukti eksperimental muncul.
Penelitian-penelitian terbaru menyebabkan teori dan model atom semakin berkembang dan kebenarannya semakin nyata. Teori dan model atom dimulai dengan penelitian yang dilakukan oleh John Dalton yang selanjutnya dikembangkan oleh Joseph John Thompson, Ernest Rutherford, Niels Bohr dan teori atom menggunakan mekanika gelombang.
Selengkapnya silakan di download di sini
 
 
Blogger Templates